Sore ini aku menikmati kesendirianku. Menatap indahnya aliran air hujan di luar jendela dan menyaksikan bagaimana daun-daun tidak berhentinya bergerak karena butiran-butiran air yang jatuh. Aku menyaksikan langit ditutupi awan-awan kelabu dan memberikan percikan-percikan kilat serta gemuruh petirnya.
Ah ya, siapa bilang aku sedang sendiri? Nyatanya sekarang aku ditemani secangkir kopi hangat, selimut tebal yang melingkari tubuhku dan, ya, hujan pun menemaniku.
Hujan memintaku untuk tetap duduk di dalam ruangan ini. Hujan ingin aku menyaksikan setiap keindahan yang ada ketika langit meneteskan airnya, agar aku mampu melupakan kesendirian ini. Hujan ingin aku melihat daun-daun tidak berhentinya bergerak akibat tetesan airnya, agar aku mampu melupakan rasa sakit hati. Hujan ingin aku mendengarkan gemuruhnya petir, agar aku tidak lagi merasa sepi di ruangan ini.
Symphonesia 2009 -Symphonizing the ASEAN-. Inilah acara tahunan Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. Tahun ini mahasiswa Hubungan Internasional mengusung tema ASEAN Community 2015, dengan dilaksanakannya Seminar Internasional dan Karnaval pada tanggal 7 November 2009, dan kemudian akan dilaksanakan konser pada tanggal 8 November 2009.
Secara garis besar seperti itulah acara Symphonesia 2009 - Symphonizing the ASEAN-. Selama beberapa bulan ini, seluruh panitia telah bekerja keras demi terlaksananya acara ini. Mudah-mudahan peluh, kesah, waktu yang telah terpakai, dan segala bentuk pengorbanan yang telah dilakukan akan membawa kita kepada kesuksesan Symphonesia 2009.
Heyhooo.. Udah lama tidak mengupdate blog ini, sebenernya banyak banget kata-kata yang mau dituang di sini. Tapi, lagi-lagi karena kesibukan dan prioritas, nulisnya jadi tersendat.
Well, walaupun gw sibuk tapi entah kenapa mood gw lagi bagus terus. Hehe. And you know what? John Mayer has a new single!! I guess John Mayer's fans already know and for everybody who's craving with his song, here you go:
Bisakah kita semua menyadari bahwa senyum dan bersyukur merupakan suatu hal yang sangat mudah?
Sangat wajar sebagai manusia dengan hawa nafsu yang diberikan oleh Tuhan, sulit untuk menahan segala luapan emosinya. Kadang manusia begitu mudahnya meluapkan emosinya dengan sekedar memberikan wajah yang masam, mendiamkan si lawan main, membentak-bentak, memukul-mukul benda, berteriak sangat kencang, dan lain sebagainya? Bagi beberapa orang, mereka berpikir bahwa seperti itulah cara mereka meluapkan emosinya dan mereka akan merasa lebih lega dengan melakukan hal tersebut. Namun, bukankah Tuhan juga memberikan akal -yang merupakan anugerah terbesar bagi semua insan- agar dapat berpikir lebih jernih?
Ketika kita semua merasa tidak ada sokongan, tidak ada sesuatu hal yang membuat semangatmu kembali, tidak ada yang mampu mengerti bagaimana kondisi jiwa kita sendiri, mari sejenak pikirkan bersama bahwa kita semua hanya tinggal tersenyum dan mengucap kata syukur.
Saat anda merasa emosi telah menguasai anda, tariklah nafas anda dalam-dalam sambil memejamkan mata. Lalu saat anda akan membuka mata, gerakkan lah bibirmu 3 cm ke kanan dan 3 cm ke kiri, buka bibir anda setidaknya 2 cm agar gigi putih anda terlihat berseri. Senyum akan sangat mengobati suasana hati anda. Lalu jangan pernah lupa, anda diciptakan oleh Tuhan dan artinya yang paling mengerti diri anda adalah Tuhan dan diri anda sendiri. Maka ucapkanlah kata syukur setelah anda tersenyum. Ingat bahwasanya yang mampu mengendalikan emosi anda adalah diri anda sendiri.
Siapa yang tak mengagumi keindahannya? Ketika birunya air, cerahnya langit, dan putihnya pasir saling bertaut dalam satu horizon. Teriknya matahari menambah suasana keceriaan yang dibawa olehnya. Angin sejuknya menyapa tubuh dan mengelus rambut dengan lembut, seakan angin sedang menyapa tiap insan yang menikmati keindahannya. Belum lagi suara ombaknya yang berderu, seperti menenangkan jiwa-jiwa yang ada di sana.
Saya selalu mengagumi pantai. Entah mengapa, pantai seperti memiliki daya tarik tersendiri di mata saya. Saya juga mengagumi gunung, mengagumi air terjun dengan suara percikan airnya, mengagumi hutan dengan kicauan burung-burung yang ada disana, tetapi pantai? Ternyata ia mampu menarik tangan dan mata saya untuk menangkap keindahannya melalui kamera.
Semua manusia tahu, bahwa pantai merupakan sebuah objek wisata. Dengan fungsi itu, sudah pasti keindahan adalah suatu aset baginya. Tetapi sekarang pantai tak lagi dikenal dengan keindahannya. Di tepiannya sering ditemukan bungkus-bungkus detergen yang mengambang atau sandal jepit yang sudah putus. Tak jarang ketika kita ingin menghirup bau airnya, justru tercium bau diesel dari boat yang beroperasi disana. Akhirnya, pencinta pantai yang berada disana pulang dengan kecewa. Keindahan tak lagi menjadi identitas sebuah pantai.
Sungguh malang si pantai, dapatkah ia menunjukkan lagi keindahan yang dimilikinya?
P.S. NEXT DESTINATION: Batu Karas & Karimun Jawa! :)
Thank you for visiting my really unworthy blog and do not hesitate to give me some comments.
I told you some stories of my life and my imagination that I captured and designed.
So, have a seat and a cup of tea to enjoy my blog :)
QUOTE
"Sometimes, goodbye is a right thing to do."
Annisa Utami Seminar
LAYOUT
Do not remove this part!This brand new layout was made by moi :), with the basic HTML codes from d♥, with these pictures, brushes and image hosting. I made the design with ADOBE PHOTOSHOP CS3, from 03:30 PM till 06.46 PM on March 6th 2009 and i looove this layout!
WRITER
Annisa Utami Seminar or Ayie in short. 20-years-old. Extrovert and Sanguine. Love to capture great moments and memorizing sad or bad things that sometimes make me giggles. A lecturer wanna be. Collecting cute necklaces. Love to googling some good quotes. I ain't gonna tell you more about me, cause a secret makes a woman woman. :)